Tujuh Hari Dipeluk Merapi | Pasar Malam di Kepala

Tujuh Hari Dipeluk Merapi

Minggu, 14 Desember 2014
sumber
    

          Senin pagi di hari pertama bulan Desember, di iringi gerimis yang manis, kami berangkat menuju Merapi. 8 orang peserta Basic Camping 28 Mapalaska siap menjadi keluarga baru. Jeri, Olan, Mifta, Arif, Lisma, Ulfa, Nisa, dan saya. Kami tak pernah tahu akan dibawa kemana dan sampai kapan, kakak instruktur merahasiakan semuanya. Yang kami tahu, semua akan baik-baik saja.

       Dibimbing kakak-kakak instruktur, kami (ternyata) dibawa ke Merapi, tempat di mana tujuh hari kedepan kami akan tinggal dan bertahan hidup. Tanpa baju ganti, tanpa riuh kota seperti biasanya. 4 hari hidup dengan membiarkan helai-helai mie instant mengisi perut, dan 3 hari survival dengan terpaksa memakan ular, kadal, dan cacing. 7 hari yang dibumbui push up dan sit up. 7 hari yang gigil dan bau, perih luka baret sana-sini. 7 hari yang membuka semuanya, membuat keluarga baru kami saling memahami. 7 hari yang tanpa gambar, tapi akan abadi di kepala dan hati kami. Semua terekam jelas di kepala, di kaki merapi.

0 jejak: